3 Mineral Pembentuk Batu Akik Termahal

Beberapa waktu lalu masyarakat Indonesia di hebohkan oleh deam batu akik, dari anak kecil sampai orang dewasa mulai mengkoleski batu akik dengan alasan mode, magis, atau hanya ikut – ikutan latah melihat yang lain. Berbicara tentang batu akik tentunya sangat banyak jenis dan rupanya berdasarkan kekerasan, keunikan, keistimewaan, dan harganyapun bervariasi mulai dari puluhan ribu sampai ratusan juta bahkan milayaran rupiah. Harga yang sangat fantastis untuk sebuah batu akik, dari deretan batu akik ada beberapa yang masuk kedalam batu akik termahal misalnya batu bacan, batu blue safir, ruby, tentunya dengan harga yang sangat luar biasa. Mengapa batu bacan, batu safir, dan ruby masuk dalam deretan batu akik termahal? Hal ini disebabkan oleh mineral penyusun gemstone atau batu akik tersebut, selain memiliki kekerasan yang besar berdasarkan skala mosh juga memiliki warna dan keunikannya sendiri.

kali ini kita akan mengulas tentang mineral – mineral penyusun batu akik termahal di dunia, berikut penjelasannya:

  1. Korundum penghasil ruby dan batu safir

Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa ruby dan safir merupakan permata yang berasal dari mineral korundum. Kedua permata ini memiliki komposisi kimia yang sama dan struktur mineral yang sama. Sejumlah jejak unsur “pengotor” menentukan apakah permata korundum akan menjadi ruby merah atau safir biru yang indah. Hal ini cukup mengejutkan karena unsur “pengotor” dapat menghasilkan kenampakan yang indah seperti itu.

  1. krisokola (chrysocolla) penghasil batu bacan

krisokola adalah suatu mineral tembaga siklosilikat terhidrasi dengan rumus kimia: Cu2-xAlx(H2-xSi2O5)(OH)4·nH2O (x<1) atau (Cu,Al)2H2Si2O5(OH)4·nH2O. Secara gemologi, krisokola terdiri atas dua kelompok besar, yaitu kelompok batu hijau kebiruan atau biru kehijauan, dan kelompok batu kembang atau pancawarna. Berat jenisnya 2,34 sampai 2,50 gram/cm3, kekerasannya lebih dari 6 skala Mohs, dan berwarna putih kebiruan di bawah sinar lampu fluoresen. Indek refraksinya lebih kurang sama dengan kuarsa pada umumnya, yaitu sekitar 1,54. Batu bacan (Chrysocolla) idnetik dengan warna yang padat dan corak yang terselip di antara warna tersebut.

  1. Kuarsa (Quartz)

Jika dibandingkan dengan mineral lain, mineral kuarsa merupakan mineral yang banyak menghasilkan berbagai macam batu akik dengan berbagai macam warna, hal ini berkaitan dengan pengotor mineral  kuarsa yang akan menjadikannya memiliki variasi warna karena secara alami mineral kuarsa memiliki warna dasar bening, sehingga ketika ada pengotor mineral tersebut akan berubah warna berdasarkan pengotornya.

Secara kimia susunan batu kuarsa itu sama yaitu tersusun dari Si02, namun batu kuarsa keberadaannya terbedakan menjadi dua macam, yaitu batu kuarsa crystallin dan batu kuarsa cryptocrystallin. Yang termasuk golongan batu kuarsa crystallin adalah aventurine, batu kecubung kasihan, batu kuarsa biru, rosa quartz, citrine, batu mata garuda, batu mata kucing, batu kinyang asap, batu mata harimau, dan prasiolite. Yang termasuk batu kuarsa jenis cryptocrystallin adalah batu kalsedon, bayu akik bawang, batu akik, batu darah, batu carnelian, dan batu jasper.

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


5 + 3 =